Bianconeri dipastikan memastikan tiket ke Berlin setelah menyingkirkan juara bertahan Real Madrid dengan agregat 3-2 lewat hasil imbang 1-1 di semifinal leg kedua pertengahan pekan ini. Bagi Juve, ini adalah final Liga Champions pertamanya sejak 2003.
Dari tim-tim yang ada, sukses Juventus ini bisa dibilang mengejutkan setelah tersendat di babak grup. Klub Turin ini akhirnya lolos ke fase knockout sebagai runner-up grup dan menyisihkan Borussia Dortmund, AS Monaco, dan terakhir El Real.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Maju ke final Liga Champions setelah 12 tahun adalah sebuah hal yang hebat, dan kami melanjutkan mimpi ini," kata Morata kepada Canal Plus.
"Sekarang kami ingin memenanginya dan bagiku ini akan menjadi sebuah pertandingan yang benar-benar berbeda dari sudut pandang emosional," lanjut dia.
"Barcelona adalah sebuah tim yang hebat, tapi begitupun dengan Juventus. Dan di pertandingan yang hanya berlangsung sekali ini tidak ada tim yang lebih dijagokan," cetus Morata.
Duel Juventus dengan Barcelona itu akan menjadi yang pertama sejak kedua tim berjumpa di perempatfinal Liga Champions 2002-03. Ketika itu Juve keluar sebagai pemenang lewat kemenangan agregat 3-2.
(rin/krs)











































