Juventus dan Barcelona akan jadi dua tim terakhir di Liga Champions musim ini, yang akan memperebutkan 'Si Kuping Besar' pada laga final yang dihelat di Olympiastadion Berlin, 6 Juni mendatang.
Ketika Juve memastikan diri tampil di final usai menyingkirkan Real Madrid dua hari lalu, publik sepakbola Eropa langsung mengarahkan mata ke sosok Chiellini yang akan kembali bertemu "musuh" lamanya, Luis Suarez.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian Chiellini memastikan tak ada agenda balas dendam atau apapun saat bertemu lagi Suarez di laga final nanti. Yang ada adalah semangat tinggi dari Chiellini maupun Suarez untuk bisa membawa klubnya menjadi yang terbaik di Eropa musim ini.
"Bertemu Suarez lagi? Ya sudah pasti, tapi kali ini pasti lebih adem ayem," ujar Chiellini kepada Tuttosport seperti dikutip Football Espana.
"Saya akan menghadapinya sebagai seorang striker hebat, seperti yang saya lakukan kepada (Cristiano) Ronaldo, (Gareth) Bale, (Karim) Benzema, dan Chicharito (Javier Hernandez)... Saya rasa dia pun tidak akan berpikir soal balas dendam secara psikis," lanjutnya.
"Apa yang terjadi musim panas lalu sudah membantu kami lebih dewasa. Bahkan untuk dirinya, saya pikir yang ada hanyalah semangat untuk memenangi Liga Champions," demikian Chiellini.
Tak cuma Chiellini, Suarez juga akan bertemu "musuh" lamanya yakni Patrice Evra yang pernah terlibat kasus pelecahan rasial saat keduanya masih bermain di Premier League.
(mrp/mrp)











































