Pelatih legendaris Italia Fabio Capello menggambarkan permainan Barcelona layaknya nyanyian Luciano Pavarotti yang megah. Namun dia tak lantas menyebut Barca lebih baik dari Juventus di final Liga Champions.
"Jika Anda membeli sebuah tiket ke Camp Nou, Anda akan melihat sesuatu yang berbeda. Seperti pergi untuk melihat Luciano Pavarotti bernyanyi," ujar Capello kepada Onda Cero dikutip Soccerway.
Pujian itu diungkapkan Capello dalam atmosfer final Liga Champions antara Barca kontra Juve di Olympiastadion, Minggu (7/6/2015) dinihari WIB akhir pekan ini. Pavarotti sendiri merupakan penyanyi opera ternama dari Italia, yang telah menghembuskan nafas terakhir pada 2007 silam akibat kanker pankreas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, pujian itu tak serta merta bisa diartikan bahwa Capello menjagokan Barca atas Juve di final Liga Champions nanti. Menariknya, Pavarotti, yang dijadikan simbol permainan menawan Barca, sendiri merupakan penggemar berat Juventus.
Capello menyebut peluang kedua tim menang dan juara sama besar. Sebagai mantan pelatih Juve, pria 68 tahun itu yakin Bianconeri punya kemampuan untuk mengalahkan Barca.
"Liga Champions posisinya 50-50 untuk kedua tim. Kemungkinannya adalah Juventus bakal bertahan sangat baik, meskipun mereka kehilangan seorang pemain penting dalam diri Andrea Barzagli," katanya.
"Mereka tidak mudah untuk dihentikan jadi ini akan jadi sebuah laga yang sangat seimbang. Secara teknik, Barca lebih baik, mereka lebih kuat, dan tahun bagaimana cara bermain lebih baik. Tapi mereka harus waspada dengan serangan balik Juventus," demikian pria yang kini menukangi tim nasional Rusia itu.
(a2s/a2s)










































