Olympiastadion, Minggu (7/6/2015) dinihari WIB akan menyajikan pertarungan dua klub terbaik Eropa musim ini, Barca dan Juve. Makin panas karena keduanya sama-sama berupaya memburu titel ketiga alias predikat peraih treble winner.
Menjadi kian menarik karena ada bumbu drama masa lalu di partai itu. Laga ini akan kembali mempertemukan Suarez di kubu Barca dengan Evra dan Chiellini di pihak Juve.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suarez dan Evra terlibat insiden pada 2011 silam, ketika masing-masing masih memperkuat Liverpool dan Manchester United secara berurutan. Ketika itu Suarez dinyatakan bersalah karena mengucapkan kata-kata bernada pelecehan rasial kepada Evra. Dia lantas dihukum larangan bermain 8 laga dan denda 400 ribu poundsterling.
Kisahnya tak berhenti di situ saja. Setelah masa hukumannya usai dan kembali saling berhadapan, Suarez menolak menjabat tangan Evra. Tapi kejadian ini kemudian diakhiri dengan pernyataan maaf dari Suarez dan manajer Liverpool saat itu, Kenny Dalglish.
Tiga tahun berselang, Suarez kembali jadi sorotan. Kali ini dia berurusan dengan Chiellini saat Uruguay dan Italia bertemu di fase grup Piala Dunia 2014 lalu. Suarez kedapatan menggigit bahu Chiellini dalam sebuah duel di dalam kotak penalti Italia.
Akibat perbuatannya itu, Suarez diganjar hukuman larangan terlibat aktivitas sepak bola selama empat bulan. Alhasil dia tak bisa langsung membela Barca saat bergabung dari Liverpool awal musim ini, kendati pada prosesnya tampil tajam. Dia berperan mengantarkan Blaugrana meraih gelar Liga Spanyol dan Copa del Rey musim ini, serta menjejak final Liga Champions.
Nah, laga final di Olympiastadion akhir pekan ini akan mempertemukan ketiga sosok ini. Suarez bakal berhadapan dengan Evra dan Chiellini. Sebuah 'kebetulan' yang menarik karena Suarez, yang dianggap antagonis di insiden terdahulu, bakal melawan Evra dan Chiellini yang dianggap sebagai korbannya. Tentu jika sama-sama bermain di partai ini.
Apalagi dua sisi ini bakal banyak bersinggungan langsung. Suarez di posisi penyerang Barca bakal kerap berhadapan dengan Chiellini dan Evra, yang masing-masing menempati pos bek tengah dan bek kiri.
Bagaimanapun, baik Evra dan Chiellini sendiri sudah menegaskan tak ada masalah lagi dengan Suarez terkait insiden di masa lalu. Mereka siap bertarung secara profesional di laga nanti dan berupaya hanya memberikan masalah dalam aspek permainan dan teknis.
"Saya akan tetap menjabat tangannya (Suarez), itu bukan masalah. Namun saya akan tetap membuat pertandingan berjalan berat untuknya," kata Evra dikutip Sky Sports belum lama ini.
"Saya tidak punya masalah dengannya (Suarez). Saya akan mengawalnya seperti yang saya lakukan kepada Karim Benzema atau penyerang yang lainnya. Jadi tidak ada yang berbeda," kata Chiellini dikutip Guardian.
(raw/din)











































