Barca menuntaskan musim 2014/2015 dengan cara yang diidam-idamkan setiap tim, meraih tiga gelar juara masing-masing di Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Liga Champions. Sebuah hasil yang menjadi jawaban atas keraguan yang sempat dialamatkan kepada mereka dan utamanya Enrique sebagai pelatih baru.
Ini adalah treble kedua sepanjang sejarah Barca, yang kebetulan mengantarkan mereka ke sebuah catatan historis. Mereka jadi tim Eropa pertama yang meraih treble di kompetisi top benua biru, memenangi liga, turnamen domestik, dan Liga Champions.
Khusus di Liga Champions, titel ini merupakan yang kelima kalinya diraih anak-anak Catalan. Trofi pertama diraih pada 1991-1992, sementara empat lainnya didapatkan dalam jangka 10 tahun terakhir, mulai dari 2005/2006, 2008/2009, 2010/2011, dan 2014/2015.
Dengan tuntasnya musim ini, maka Barca kini tentu bisa menjalani libur kompetisi dengan puas. Tapi bagi Enrique, musim belum selesai. Barca masih harus menjalani parade perayaan gelar.
"Tantangan saya adalah untuk menikmati momen ini, menikmati musim panas yang indah, dan telah membuat begitu banyak cules (fans Barca) senang. Musim ini belum berakhir. Masih ada satu malam lagi untuk dilalui dan sebuah parade kemenangan," ujar Enrique kepada AS.
(raw/mrp)











































