Barcelona sudah berada dalam penyelidikan UEFA sejak bulan lalu. Penyebabnya adalah berkibarnya bendera Catalan dan nyanyian bernada separatis yang muncul pada pertandingan di Liga Champions.
Berdasarkan rapat Komisi Disiplin dan Etik UEFA yang digelar Kamis (23/7/2015) kemarin waktu setempat, Barcelona dinyatakan bersalah. Sebagai hukumannya mereka dihukum membayar denda sebesar 30.000 euro atau sekitar Rp 440,9 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Barcelona mengalahkan Juventus dengan skor 3-1 di final Liga Champions. Kemenangan itu menyempurnakan musim Barca setelah sebelumnya skuat besutan Luis Enrique juga menjuarai La Liga Primera dan Copa del Rey.
Barcelona juga dikritik oleh partai yang berkuasai di Spanyol saat ini (People Party) karena suporternya menyoraki lagu kebangsaan Spanyol saat digelar final Copa del Rey. Demikian dikutip dari Guardian.
(din/krs)











































