Borussia Dortmund begitu mudah kebobolan saat mengalahkan Odd Ballklubb 4-3 di laga leg I Play-off Liga Europa. Hal itu sampai-sampai membuat pelatih Dortmud, Thomas Tuchel, merasa ngeri.
Memainkan laga di Skagerak Arena, Jumat (21/8/2015) dinihari WIB, Dortmund hanya bermain tanpa pemain bintangnya Marco Reus. Namun, klub Norwegia itu berhasil unggul tiga gol saat pertandingan baru berjalan 22 menit.
Jone Samuelsen menjebol gawang Dortmund yang dijaga Roman Weidenfeller di menit kedua, disusul sepasang gol Frederik Nordkvelle dan Espen Rueed yang berselang hanya dua menit. Tapi sebelum jeda, Dortmund bisa memperkecil skor menjadi 1-3 lewat gol Pierre-Emerick Aubameyang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami benar-benar tidak menginginkan hal itu," ungkap Tuchel di ESPNFC. "Kami tidak siap atas apa yang terjadi di awal pertandingan, dan tidak siap secara fisik dan mental."
"Saya syok dengan betapa mudahnya mereka menjebol gawang kami. Kami membiarkan mereka melepaskan crossing-crossing dengan mudah. Kami mulai memberi perlawanan setelah gol pertama, dengan menerpa mistar gawang, sebelum tim lawan melakukan serangan kedua yang berakhir 2-0."
"Kami bisa mengatasi situasi semacam itu Ini bukan soal kami comeback dari ketinggalan 0-3. Tapi tim memperlihatkan moral yang besar, yang tentu akan baik bagi masa depan. Tim ini memperlihatkan perkembangan yang sangat positif," lanjut ," sambung suksesor Juergen Klopp ini.
Kemenangan ini menjadi modal bagus Dortmund yang akan gantian menjamu Odd di leg kedua sepekan lagi.
(rin/roz)











































