Setidaknya ada dua pemain cedera parah pada matchday I Liga Champions dua pekan lalu. Eks wasit UEFA, Pierluigi Collina, pun menekankan pentingnya para wasit untuk bisa melindungi pemain.
Dua pemain yang dimaksud adalah bek Manchester United, Luke Shaw, dan gelandang Barcelona, Rafinha. Akibat cedera yang diterima, masing-masing harus menepi selama berbulan-bulan.
Collina menyebut, menilai langsung bahwa sebuah tekel berbahaya atau tidak bukanlah perkara mudah. Kendati demikian, setiap wasit sudah diingatkan untuk bisa menganalisis situasi yang mungkin membahayakan seorang pemain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"UEFA bersungguh-sungguh dalam melindungi keselamatan tiap pemain. Setiap wasit sudah diminta untuk langsung mengambil tindakan untuk mencegah cedera serius dan mereka diminta untuk terus begitu."
"Setiap wasit sudah diingatkan untuk berhati-hati dalam menilai setiap pelanggaran yang berpotensi membahayakan pemain, bahkan ketika ada bola terlibat, dan diminta langsung mengambil tindakan yang dibutuhkan."
"Ini bukanlah instruksi baru, sebab tidak ada yang berubah dari Laws of The Game ataupun interpretasi dari mereka sendiri," kata Collina.
Shaw diperkirakan harus menepi enam bulan setelah kaki kanannya patah. Bek kiri 'Setan Merah' itu mendapatkan tekel keras dari bek PSV, Hector Moreno, dua pekan lalu.
Sementara, Rafinha mengalami cedera anterior cruciate ligament di lututnya setelah dilanggar oleh gelandang AS Roma, Radja Nainggolan.
(roz/din)










































