Di 'Teater Mimpi-mimpi', Wolfsburg Mencari Realitas

Jelang Liga Champions

Di 'Teater Mimpi-mimpi', Wolfsburg Mencari Realitas

Rossi Finza Noor - Sepakbola
Rabu, 30 Sep 2015 17:35 WIB
Di Teater Mimpi-mimpi, Wolfsburg Mencari Realitas
AFP/John MacDougall
Manchester -

Old Trafford, kandang Manchester United, punya julukan unik, yakni 'Theatre of Dreams' alias 'Teater Mimpi-mimpi'. Di tempat itulah VfL Wolfsburg berusaha menggapai realitas.

'Dreams' dalam julukan tersebut secara harfiah memang bisa diartikan 'Mimpi-mimpi' atau 'Kumpulan Mimpi'. Tapi, secara makna, juga bisa diartikan sebagai 'Impian-impian' dan juga 'Harapan-harapan'. Ini tak lepas dari latar belakang munculnya julukan tersebut.

Salah satu versi menyebut, julukan 'Theatre of Dreams' merepresentasikan kisah perjalanan United. Sepanjang sejarahnya, klub yang berdiri tahun 1878 itu sering bangkit dari keterpurukan untuk meraih apa yang mereka ingin-inginkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal tersebut bisa dilihat dari suksesnya mereka menjuarai Piala Champions 1968 --10 tahun setelah kecelakaan pesawat yang menewaskan pemain-pemain mereka-- dan cerita sukses mereka di final Liga Champions 1999, di mana mereka menang lewat dua gol di injury time.

Pelatih VfL Wolfsburg, Dieter Hecking, tahu seperti apa reputasi yang dimiliki oleh Old Trafford sebagai kandang United. Namun, alih-alih menggapai mimpi, Hecking lebih suka menciptakan realitasnya sendiri; ia tahu bahwa timnya bisa menang, tapi juga menyadari bahwa United bukan lawan yang mudah untuk ditaklukkan. Hecking tidak mau berharap muluk-muluk.

"Stadion ini disebut 'Theatre of Dreams'. Tapi, saya tidak punya mimpi. Saya lebih suka realitas," ujarnya di situs resmi UEFA.

"Menang di sini tentunya tidak jelek, tapi yang paling penting adalah tampil bagus."

"Setiap laga di Liga Champions adalah tantangan. Tapi, kami berada dalam posisi bagus setelah menang atas CSKA Moskow (di matchday I, red) dan kami akan berusaha membangun momentum dari kemenangan itu."

"Bermain di Old Trafford adalah pengalaman yang menyenangkan, tapi kami harus berkonsentrasi untuk mendapatkan hasil positif," kata Hecking.

Wolfsburg pernah menghadapi United di Old Trafford pada musim 2009/2010. Ketika itu, Wolfsburg unggul lebih dulu lewat gol Edin Dzeko, tetapi United membalikkan keadaan dan menang 2-1.

Wolfsburg sendiri disorot setelah kalah 1-5 dari Bayern Munich dan bermain imbang 1-1 dengan Hannover di Bundesliga. Padahal, ketika menghadapi Hannover, mereka tampil relatif dominan. Namun, Hecking meyakinkan bahwa kedua hasil tersebut tidak berarti performa timnya sedang turun.

"Orang-orang mengkritik kami secara berlebihan usai kami kalah 1-5 dari Bayern dan imbang 1-1 dengan Hannover. Kami membuat beberapa perubahan di dalam skuat selama musim panas, mendatangkan pemain seperti Max Kruse. Tentu saja, orang-orang bakal menjagokan United untuk menang, tapi kami harus bisa menekan mereka."

"Memang, mereka lebih berpengalaman. Tapi, kita lihat saja nanti apa yang terjadi di lapangan," kata Hecking.



(roz/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads