Cara Allegri Menjawab Kritik

Cara Allegri Menjawab Kritik

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Kamis, 01 Okt 2015 06:12 WIB
Cara Allegri Menjawab Kritik
Getty Images/Valerio Pennicino
Turin - Massimiliano Allegri tahu dirinya sedang disorot pasca-hasil buruk yang didapat Juventus di awal musim ini. Maka dari itu kemenangan atas Sevilla jadi cara terbaik Allegri menjawab kritikan yang ada.

Berstatus sebagai juara bertahan Serie A dalam empat musim terakhir, performa Juve di kompetisi lokal begitu mengecewakan. Kekalahan 1-2 dari Napoli jadi kekalahan ketiga yang diderita Juve di enam pekan yang sudah berlalu.

Hasil itu membuat Juve kini terpuruk di posisi ke-15 dengan lima poin, hasil satu kemenangan dan dua seri. Bukan hasil yang diinginkan oleh Allegri tentunya mengingat mereka jadi kandidat kuat peraih Scudetto musim ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maka itu mulai muncul suara-suara sumbang terkait kinerja Allegri. Apalagi di klub-klub sebelumnya, Allegri punya kecenderungan menurun di musim keduanya. Wajar adanya jika kekhawatiran hal itu bakal terjadi lagi muncul terutama dari fans setia Bianconeri.

Tapi, Allegri tak mau memusingkannya dan memilih tetap fokus bekerja membawa timnya ke arah yang lebih baik. Setidaknya di Liga Champions, Juve masih bisa memberikan kebahagiaan untuk suporternya.

Setelah menang 2-1 di kandang Manchester City pada matchday 1, Juve melanjutkan dengan kemenangan atas Sevilla lewat sebuah dominasi sepanjang laga. 'Si Nyonya Besar' akhirnya menang dengan skor 2-0.

"Saya tidak merasa ada tekanan. Saya yakin dengan apa yang saya lakukan. Lalu, kenapa saya harus khawatir?," ujar Allegri seperti dikutip Soccerway.

"Malam ini adalah langkah pertama tim untuk bisa bermain di level tertinggi. Saya sangat senang dengan performa anak-anak, yang ingin tampil lebih baik dan menguasai pertandingan. Anda harus punya kekuatan untuk bisa bertahan di laga seperti ini, jika tidak maka Anda akan kalah," sambungnya.

"Para pemain tampil bagus secara taktik, teknis, dan juga bertahan. Kami adalah tim menyerang yang diisi para pemain muda yang minim pengalaman internasional."

(mrp/cas)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads