Mertesacker: Bayern Kini Lebih Sulit Dikalahkan

Jelang Liga Champions

Mertesacker: Bayern Kini Lebih Sulit Dikalahkan

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Senin, 19 Okt 2015 19:07 WIB
Mertesacker: Bayern Kini Lebih Sulit Dikalahkan
Jonathan Eisele/AFP
London - Tantangan yang lebih besar dihadapi Arsenal ketika bertemu lagi dengan Bayern Munich di fase grup. Bek tengah Arsenal Per Mertesacker menilai Bayern semakin kuat sehingga lebih sulit ditaklukkan.

The Gunners sedang berupaya menghidupkan kans lolos ke fase knockout, menyusul start buruk setelah kalah mengejutkan dari Dinamo Zagreb 1-2 dan Olympiakos 2-3. Nangkring di posisi buncit Grup F, Arsenal harus memperoleh serangkaian kemenangan kalau tak mau tersingkir lebih dini.

Pasalnya, lawan Arsenal berikutnya adalah Bayern, yang akan dihadapi dua kali. Dimulai di matchday ketiga di Emirates, Rabu (21/10) dinihari WIB sebelum gantian menyambangi Allianz Arena di matchday keempat pada awal bulan depan nanti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Walau masih berpeluang lolos, mengalahkan Bayern tidak semudah membalikkan telapak tangan. Bayern merupakan salah satu favorit juara turnamen plus memiliki laju fantastis usai meraih 100 persen kemenangan di semua kompetisi.

Superioritas Die Roten di musim ini tidak lepas dari peran para pemain barunya. Pada bursa musim panas lalu, Bayern mendaratkan Arturo Vidal, Douglas Costa, dan Kingsley Coman. Dua nama yang disebut terakhir mengurangi ketergantungan terhadap Arjen Robben dan Franck Ribery, yang belakangan rentan cedera.

"Sehubungan dengan dua kekalahan yang kami derita, kami sekarang menghadapi salah satu tantangan terbesar yang bisa dihadapi oleh sebuah klub," ucap Mertesacker kepada Bild.

"Diharapkan Anda bisa lebih mendekati mereka selama bertahun-tahun ini, tapi masalahnya adalah Bayern terus berevolusi, menyulap para pemain seperti kelinci-kelinci keluar dari sebuah topi, yang lagi-lagi membuat perbedaan."

"Itu membuat mereka semakin sulit dikalahkan saat ini," sambung mantan bek internasional Jerman itu.



(rin/nds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads