Kekalahan ketiga di fase grup ditelan Shakhtar ketika dijamu Malmo di Swedbank Stadion, Kamis (22/10/2015) dinihari WIB. Masih tanpa angka, klub Ukraina itu pun masih jadi juru kunci Grup A yang juga dihuni bersama Real Madrid dan Paris Saint-Germain.
Pun demikian, ada hal spesial untuk Lucescu di laga itu. Peracik taktik 70 tahun asal Rumania itu kini sudah menjalani 100 laga Liga Champions, dari fase grup sampai final alias mengecualikan fase kualifikasi, sebagai pelatih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut catatan rinci terkait Lucescu di Liga Champions:
Hasil di Liga Champions (dari fase grup sampai final alias mengecualikan fase kualifikasi): 35 menang, 24 imbang, 40 kalah.
Tim: Shakhtar (65 pertandingan), Besiktas (6), Galatasaray (26), Inter Milan (3)
Musim: 14
Lawan paling sering: 8 pertandingan vs Barcelona (2 menang, 1 imbang, 5 kalah), 6 pertandingan vs Roma (3 menang, 2 imbang, 1 kalah)
Laju terbaik: Perempatfinal (Shakhtar 2010-11, Galatasaray 2000-01, Inter 1998-99)
Laju kemenangan terpanjang: 5 laga (Shakhtar, 2010-11)
Laju imbang terpanjang: 5 laga (Galatasaray, 2001-02)
Laju kekalahan terpanjang: 4 laga (Shakhtar, 2007-08)
Kemenangan terbesar: 21/10/2014, BATE 0-7 Shakhtar
Kekalahan terbesar: 11/03/2015, Bayern 7-0 Shakhtar
Laga pertama: 09/12/1998, Sturm Graz 0-2 Inter
Di luar catatan-catatan itu Lucescu juga sempat menjalani 28 laga kualifikasi Liga Champions
(krs/din)











































