CSKA akan bermain sebagai tim tandang pada matchday IV Liga Champions melawan Manchester United. Raksasa asal Rusia itu sendiri punya pengalaman bagus menghadapi tim asal Manchester.
Pada Liga Champions musim lalu, CSKA juga berada satu grup dengan tim asal Manchester, yakni Manchester City. Pada dua pertemuan dengan City musim kemarin, tidak satu pun CSKA mengalami kekalahan.
Di pertemuan pertama dengan City musim lalu, 21 Oktober 2014, di Moskow, CSKA bermain imbang 2-2. Kala itu, City sempat unggul 2-0 lebih dulu lewat gol Sergio Aguero (29') dan James Milner (38'). CSKA kemudian berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Seydou Doumbia (65') dan penalti Bibras Natkho (86').
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Doumbia kemudian membawa CSKA unggul lagi ketika pertandingan memasuki menit ke-34 dan skor 2-1 pun bertahan sampai pertandingan berakhir.
Kendati kalah dalam penguasaan bola, 38:62, CSKA tidak tampil buruk. Sebaliknya, mereka tampil efisien. Terbukti, dari 3 attempts on target pada laga itu, 2 di antaranya berbuah menjadi gol. Sementara, City sendiri punya 6 attempts on target.
Menghadapi Manchester United, Rabu (4/11) dinihari WIB, CSKA pun kembali berniat untuk tampil efisien. Pelatih mereka, Leonid Slutsky, menyatakan bahwa timnya bakal tampil mengandalkan serangan balik.
"Tim ini jelas sangat bagus dengan penguasaan bola. Jadi, kami akan menampilkan permainan yang mengandalkan serangan balik," ujar Slutsky.
CSKA sendiri cukup merepotkan United lewat serangan balik pada pertemuan pertama beberapa pekan silam. Baru di babak kedua, mereka kesulitan mengembangkan permainan setelah United mengubah bentuk formasinya.
(roz/mfi)











































