Roma Menang Dramatis, Garcia: Tak Membosankan Bukan?

Roma Menang Dramatis, Garcia: Tak Membosankan Bukan?

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Kamis, 05 Nov 2015 09:55 WIB
Roma Menang Dramatis, Garcia: Tak Membosankan Bukan?
REUTERS/Stefano Rellandini
Roma -

AS Roma susah payah memetik kemenangan atas Bayer Leverkusen, sempat kehilangan keunggulan dua gol. Giallorossi bisa dibilang lolos dari lubang jarum mengingat mereka amat butuh tiga poin di laga ini.

Roma menang 3-2 saat menjamu Leverkusen di Olimpico, Kamis (5/11/2015) dinihari WIB. Mereka mengawali laga dengan baik, unggul cepat lewat gol Mohamed Salah di menit ke-2 lalu digandakan Edin Dzeko di menit ke-29.

Keunggulan itu bertahan sampai turun minum. Tapi kemudian Leverkusen tak mau kalah, mencetak gol cepat di babak kedua lewat Admir Mehmedi pada menit ke-46. Tim tamu bahkan menyamakan kedudukan saat Javier Hernandez mencetak gol di menit ke-51.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Roma pada akhirnya memenuhi target kemenangan saat Miralem Pjanic mencetak gol dari titik putih 10 menit sebelum waktu normal habis. Gol ini lebih dulu ditandai pelanggaran Omer Toprak, yang membuatnya dikartu merah wasit.

Hasil ini jelas melegakan bagi Roma. Sebab tambahan tiga poin membawa mereka kini melompat ke urutan dua klasemen dengan nilai lima dari empat laga, tertinggal lima angka dari Barcelona.

I Lupi unggul satu angka dari Leverkusen di tempat ketiga dan dua poin dari BATE Borisov di tangga keempat. Dengan hasil malam tadi, anak asuh Rudi Garcia membuka pintu kelolosan lebih lebar, setelah sebelumnya tertahan di pos juru kunci.

Secara keseluruhan, Roma sendiri memang kerepotan menghadapi Leverkusen. Di laga sebelumnya yang berlangsung di BayArena, mereka bermain imbang 4-4 setelah saling mengungguli. Roma sempat tertinggal dua gol, lalu berbalik memimpin 4-2, sampai kemudian disamakan oleh Leverkusen.

"Anda tak akan merasa bosan ketika Roma melawan Bayer Leverkusen, mengingat bahwa dua laga ini menghasilkan 13 gol," seloroh Garcia di situs resmi klub.

"Kami tampil brilian di babak pertama laga ini dan bisa saja unggul 3-0 atau 4-0. Lalu setelah lima menit babak kedua, mereka mencetak dua gol dan kami dibuat menyesal tidak mencetak gol lebih banyak sebelumnya."

"Kami anjlok, tapi tim ini menunjukkan karakter untuk kembali ke permainan dan memenanginya. Kami tahu kami harus menang untuk tetap dalam persaingan memburu 16 besar dan kami melakukannya," tambah pelatih asal Prancis ini.

Bagi Roma, laga-laga melawan Leverkusen ini menunjukkan kebiasaan buruk mereka yakni lengah di tengah laga. Dzeko dan Radja Nainggolan sebelumnya sudah menuntut timnya agar tampil lebih baik dan memutus kebiasaan itu.

"Kami akan memperbaiki ini. Kami biasanya memulai babak kedua dengan baik, tapi tidak di kesempatan ini," ujar Garcia sepakat.

"Saya masih tidak bisa menjelaskannya karena saya belum melihat gol-golnya lagi. Tapi saya yakin lawan terlalu mudah memasuki gawang kami. Kami akan melihat gol-golnya dan mempelajarinya dengan staf saya," demikian dia.

(raw/mfi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads