Leverkusen harus pulang dengan tangan hampa dari kunjungannya ke Olimpico, Kamis (5/11/2015) dinihari WIB tadi, meski sempat memberikan perlawanan sengit. Mereka lebih dulu tertinggal dua gol lewat Mohamed Salah di menit ke-2 dan Edin Dzeko di menit ke-29.
Anak asuh Schmidt lantas menunjukkan ketangguhan mental dengan membalas dua gol dan menyamakan kedudukan. Admir Mehmedi membuat gol cepat di menit pertama babak kedua, lalu digandakan Javier Hernandez di menit ke-51.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski kalah, Schmidt menilai jalannya pertandingan amat menarik sebagaimana pertemuan mereka sebelumnya. Pada laga ketiga fase grup di BayArena lalu, Leverkusen dan Roma bermain imbang 4-4.
Leverkusen unggul dua gol lebih dulu di laga itu, lalu Roma membalikkan keadaan menjadi 4-2. Leverkusen kemudian menyelamatkan satu poin setelah mencetak dua gol di penghujung laga.
"Selamat untuk Roma. Ini adalah sebuah laga yang luar biasa, hampir seperti yang terakhir kali. Startnya benar-benar membuat kami tidak stabil dan kami tidak memperkirakan bakal kebobolan begitu cepat, tapi serangan balik mereka bekerja benar-benar baik," kata Schmidt dikutip Football Italia.
"Kami mengubah strategi setelah jeda dan dengan tekanan kami, kami mampu membuat skornya kembali seimbang. Kami tidak memperkirakan penaltinya, tapi harus menerima hasil ini karena inilah sepakbola."
"Mereka mengejutkan kami di awal, kami mendapatkan kembali pertandingannya dalam genggaman kami, kemudian Roma tmapil baik untuk melewati kami. Terlepas dari hasil akhirnya, kami tidak akan menyerah dan akan melakukan segalanya untuk lolos," tambahnya.
Dengan hasil ini, Leverkusen harus turun ke posisi tiga klasemen Grup E dengan nilai empat dari empat laga. Mereka dilewati Roma yang menempati posisi dua dengan lima poin dari jumlah laga yang sama. Sementara puncak klasemen ditempati oleh Barcelona yang punya 10 angka.
(raw/din)











































