Ibrahimovic sejauh ini mengoleksi 10 gelar liga di empat negara berbeda: Belanda, Italia, Spanyol, dan Prancis. Akan tetapi, di arena Liga Champions, pencapaian terbaiknya adalah lolos ke semifinal bersama Barcelona pada 2009/2010. Dalam tiga musim terakhir, Paris Saint-Germain yang dibelanya terhenti di perempatfinal.
Dengan usianya yang sudah 34 tahun, Ibrahimovic mungkin tak punya banyak waktu untuk mengejar trofi Liga Champions. Kalau pada akhirnya tak meraih trofi tersebut dalam kariernya, Ibra tak akan merasa gagal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau saya tidak juara, saya tidak akan kecewa. Pasti tidak. Apa yang akan terjadi, terjadilah," kata penyerang asal Swedia itu.
Ibrahimovic kembali memburu trofi Liga Champions pada musim ini. PSG saat ini menempati posisi kedua di klasemen Grup A dengan 7 poin dari empat laga, di bawah Real Madrid yang punya 10 poin dan sudah lolos.
"Kami jauh lebih baik daripada musim lalu, jadi kami punya peluang bagus untuk memenangi Liga Champions. Itu tak berarti kami akan juara, tapi kami punya tim bagus yang sudah jauh membaik sejak musim lalu," ujar Ibrahimovic.
"Kami punya potensi untuk melaju jauh. Namun, butuh banyak hal untuk jadi juara. Yang jadi juara tak selalu tim terbaik, jadi kita lihat saja," katanya.
(mfi/cas)











































