Enrique memimpin anak asuhnya menang telak 6-1 atas Roma di Camp Nou, Rabu (25/11/2015) dinihari WIB tadi di lanjutan laga fase grup Liga Champions. Kemenangan besar ini memastikan Blaugrana lolos ke fase gugur sebagai juara Grup E dengan 13 poin dari lima pertandingan.
Meski kalah telak, Roma sendiri masih punya kesempatan bagus untuk lolos karena masih menempati posisi dua dengan nilai lima dari lima laga. Giallorossi unggul head to head dengan Bayer Leverkusen di posisi tiga, sementara berjarak satu poin dengan BATE Borisov di urutan empat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situasi ini disambut gembira oleh Enrique, yang pernah menangangi Roma. Dalam kesempatan yang sama, dia menegaskan akan menghadapi laga terakhir dengan fokus memburu kemenangan seperti biasanya.
"Bahwa Roma masih bisa lolos dengan takdir berada di tangan mereka sendiri, itu membuat saya sangat senang. Jadi tidak ada tekanan pada kami saat melawan Bayer Leverkusen," katanya kepada Mediaset.
"Kami akan menampilkan permainan kami. Saya tidak tahu siapa yang akan bermain, tapi kami akan memenanginya karena begitulah filosofi klub ini," imbuhnya seperti dilansir Football Italia.
Enrique pernah semusim menangani Roma, tepatnya pada 2011-2012. Pelatih 45 tahun itu memutuskan berhenti karena merasa gagal, setelah I Lupi hanya finis di posisi tujuh Serie A dan gagal lolos ke kompetisi Eropa.
(raw/rin)











































