Debut Gary Neville sebagai pelatih Valencia harus berujung pahit kala El Che tersingkir. Gary tak mau banyak alasan dan menilai timya pantas kalah karena main buruk.
Gary untuk pertama kalinya memimpin Valencia dari pinggir lapangan setelah ditunjuk jadi pelatih kepala tim tersebut. Pada laga kontra Barcelona lalu, Gary masih menonton dari tribun.
Sayangnya, laga perdana Gary sebagai pelatih Valencia tak sesuai harapannya. Padahal laga tersebut digelar di Mestalla, Kamis (10/12/2015) dinihari WIB dan merupakan duel hidup mati untuk Valencia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di babak kedua Valencia masuh terus bernafsu mencari gol penyama kedudukan. Tapi bukannya bikin gol, malah gawang mereka kembali kebobolan dari gol Alexander Lacazette pada menit ke-87.
Valencia kalah dua gol tanpa balas dan akhirnya harus tersingkir dari Liga Champions untuk kemudian main di Liga Europa. Kekecewaan mendalam tentunya mengingat musim ini adalah comeback mereka ke Liga Champions setelah beberapa tahun absen.
"Saya pikir para pemain kami sepertinya sangat kelelahan, sepertinya kami baru saja melakoni pertandingan lain hari ini," ujar Gary seperti dikutip Soccerway.
"Kami tampil lebih baik di babakk pertama, tapi di babak kedua kami banyak diserang balik dan kebobolan gol kedua. Lyon punya pemain menyerang yang bagus tapi kami harusnya bisa lebih baik," sambungnya.
"Mereka lebih baik dari kami dan tidak perlu mencari alasan lagi. Kami tidak puas tentunya dengan performa kami dan tidak bisa menyalahkan siapapun."
"Kami punya target yang harus kami capai. Kami punya beberapa laga sebelum jeda natal dan saya harap kami bisa segera memainkan pemain yang cedera. Hari ini kami memang tidak cukup bagus," tutup Gary.
(mrp/nds)











































