Borussia Dortmund punya peluang untuk bertemu dengan Liverpool di babak 32 besar Liga Europa. Tapi pelatih Dortmund, Thomas Tuchel, berharap pertemuan itu terjadi di babak-babak akhir, bukan 32 besar.
Dortmund hanya finis sebagai runner-up Grup C. Kekalahan 0-1 dari PAOK di matchday 6, Jumat (11/12/2015) dinihari WIB, serta kemenangan Krasnodar atas Qabala membuat Dortmund harus puas finis sebagai runner-up.
Dalam pertandingan melawan PAOK, Dortmund tampil amat dominan dengan penguasaan bola sebesar 72%. Marco Reus dkk. tercatat melepaskan 18 tembakan dengan enam di antaranya mengarah ke gawang dan dua lainnya membentur tiang. Karena itu, Tuchel pun kecewa berat dengan kekalahan dari PAOK
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Finis sebagai runner-up, Dortmund akan menghadapi tim-tim yang menjadi juara grup di babak 32 besar. Mereka pun berpeluang untuk bertemu Liverpool yang menjuarai Grup B.
Reuni dengan Juergen Klopp tentu akan jadi pertandingan istimewa untuk Die Borussen. Namun demikian, Tuchel lebih suka bertemu The Reds di babak-babak akhir.
"Apa yang saya inginkan sama sekali tidak penting. Kami hanya akan menghadapi siapa saja yang kami dapat dalam undian. Kami yakin kami bisa mengalahkan siapa saja," lanjut Tuchel.
"Pertemuan dengan Liverpool akan jadi berkah untuk reporter. Tapi saya akan katakan: makin nanti, makin bagus. Karena itu berarti kami masih akan ada di kompetisi ini untuk waktu yang panjang," katanya.
(nds/mrp)











































