PSG akan berperan sebagai tuan rumah lebih dulu dalam leg pertama di Parc des Princes, Rabu (17/2/2016) dinihari WIB. PSG lolos ke babak 16 besar sebagai runner up Grup A di belakang Real Madrid.
Catatan lain menunjukkan kalau fase knock out kali ini bakal menjadi pengalaman keempat beruntun PSG. Laju itu menjadi rangkaian terpanjang yang pernah diraih PSG.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, Chelsea membuat perubahan besar pada kursi manajer. Mereka mengganti Jose Mourinho ke tangan Guus Hiddink. Situasi itu diyakini membuat PSG lebih diuntungkan.
"Kami tak bisa bilang kami yang bakal memenangkan pertandingan itu nanti. Pertandingan di Liga Champions tak pernah mudah tapi tim ini sudah bersama-sama dalam tiga atau empat tahun lho. Jadi kami sudah lebih tahu satu sama lain dan pelatih juga sudah lebih memahami kami," kata Verratti seperti dikutip Guardian.
"Tahun ini, kami sudah lebih bagus dan menunjukkan diri sebagai sebuah tim yang lebih kuat. Kami sudah memenangkan banyak pertandingan di liga dan kami akan menjamu Chelsea dengan kondisi yang sempurna, dengan jarak yang sangat aman di liga. Kami sudah menyiapkan diri cukup lama untuk menghadapi Chelsea," jelas dia.
Ini adalah kali ketiga secara beruntun Chelsea dan PSG bertemu di babak knock out. Dua musim sebelumnya mereka bergantian lolos: Chelsea menyingkirkan PSG di 2013/2014 dan PSG yang menyingkirkan The Blues di musim 2014/2015.
(fem/nds)











































