Sejak terakhir menang 2-1 di babak grup Liga Champions 2005/06, Juventus belum pernah bisa lagi menumbangkan raksasa Jerman itu. Pada empat pertemuan berikutnya, Bayern tiga kali menang dan sekali seri dengan menceploskan delapan gol serta kemasukan satu gol saja.
Sedangkan ketangguhan Bayern tidak perlu diragukan lagi. Tidak hanya dominan di kancah domestik, Bayern juga jago di Eropa yang dibuktikan dengan lima kali semifinal [sekali juara, dua runner-up] dalam enam musim terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bayern punya teknik bagus dan kualitas fisik, mereka selalu ada di tiga besar tim terbaik di dunia. Jadi kami harus berhati-hati. Namun begitu, kami sudah banyak berkembang di Eropa, kami disegani oleh semua tim dan kami tahu kami bisa memberi perlawanan kepada tim manapun, tidak terkecuali kepada Bayern," cetus Claudio Marchisio.
"Pertandingan nanti akan seimbang. Ada dua pertandingan dan kami harus memaksimalkan semua peluang yang kami dapatkan," lanjut gelandang Juventus ini di Football Italia.
Pertarungan Juve dengan Bayern 'diganggu' badai cedera yang menghinggapi kedua tim. Namun Marchisio yakin hal itu tidak akan memengaruhi kualitas pertandingan.
"Kedua tim sama-sama dilanda badai cedera, mungkin mereka malah lebih banyak daripada kami," kata Marchisio. "Tapi keduanya punya skuat yang dipenuhi para pemain yang bisa beradaptasi dengan posisi lain. Pemain manapun yang diturunkan akan dipersiapkan sebaik mungkin untuk pertandingan."
(rin/krs)










































