Roma kalah 0-2 saat menerima kunjungan Madrid di Olimpico, Kamis (18/2/2016) dinihari WIB. Gol dari Cristiano Ronaldo dan Jese Rodriguez membuat Giallorossi menemui jalan terjal untuk lolos ke perempatfinal, karena harus bertandang ke Santiago Bernabeu.
Meski takluk, anak asuh Luciano Spalletti sendiri sebenarnya bermain relatif baik. Di babak pertama, mereka berhasil meredam Los Blancos hingga tak mampu mencatatkan satupun tembakan ke arah gawang. Satu-satunya ancaman paling berbahaya di paruh pertama adalah sepakan Marcelo yang melebar tipis ke kanan gawang Wojciech Szczesny.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tusukan-tusukan Mohamed Salah beberapa kali berhasil menembus pertahanan Madrid, namun kandas karena sentuhan akhir yang kurang sip atau kontrol bola yang buruk. Edin Dzeko juga sempat punya peluang di dalam kotak penalti, namun sepakannya melebar.
Roma juga punya klaim penalti saat Florenzi diganjal Daniel Carvajal. Tapi wasit bergeming. Bagaimanapun, dari sisi performa Florenzi menilai Roma sudah tampil oke melawan salah satu kandidat juara Liga Champions musim ini. Soal penalti, dia juga tak mau terlalu mempersoalkan.
"Saya rasa itu adalah salah satu penampilan terbaik kami di musim ini, melawan sebuah tim top yang pada akhir kampanye, akan berada dalam perburuan untuk gelar Liga Champions bersama dua atau tiga tim lainnya," kata Florenzi di situs resmi Roma.
"Kadang-kadang di saat-saat seperti ini, Anda perlu sedikit keberuntungan dan kebijaksanaan. Saya merujuk pada penalti yang seharusnya kami dapatkan. Wasit melihat apa yang terjadi dan pada akhirnya semua adalah keputusannya," tandas pemain 24 tahun ini. (raw/nds)











































