Valencia berhadapan dengan Rapid di leg pertama babak 32 besar Liga Europa di Mestalla, Kamis (18/2/2016). Mereka turun kasta ke Liga Europa setelah tersingkir di fase grup Liga Champions.
Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, Valencia mengamuk. Hanya dalam waktu 35 menit setelah kick-off, mereka menjebol gawang Rapid lima kali. Pada menit-menit akhir laga, mereka mencetak satu gol lagi untuk menyudahi permainan dengan kemenangan telak 6-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan telak ini membuka lebar peluang Valencia untuk melangkah ke babak berikutnya. Mereka akan menjalani leg kedua di kandang Rapid pada pekan depan.
"Tentu saja hasil ini menjadikannya sebagai malam terbaik saya di Valencia. Tapi, saya tak pernah merayakan kemenangan di tengah musim dan ini tidak akan menjadi yang pertama," ujar Neville seperti dikutip The Guardian.
Neville sempat menghadapi desakan mundur beberapa waktu lalu setelah Valencia tak kunjung menang di La Liga dan dipermalukan Barcelona di arena Copa del Rey. Tapi, situasi terlihat mulai membaik. Sebelum menang besar atas Rapid, Valencia mengalahkan Espanyol di La Liga pada akhir pekan lalu.
"Saya berharap bisa memulai sebuah rangkaian hasil positif, tapi bahaya kalau memikirkan tentang titik balik. Saya tak pernah berpikir saya butuh sebuah hasil untuk melihat titik balik. Kadang-kadang kami tak bisa menjelaskan bagaimana kami tidak mendapatkan kemenangan," ujar Neville.
"Skuat lebih tangguh, lebih percaya diri. Saya sangat senang dengan malam ini, tapi sekarang saya fokus ke Granada," kata mantan pemain Manchester United itu.
(mfi/nds)











































