Terlepas dari sukses menembus final di musim lalu, Juve memang kurang difavoritkan dibandingkan dengan Bayern. Pasalnya, Die Roten lebih konsisten usai menjejak setidaknya babak empat besar di lima dari enam musim terakhir [sekali jara, dua runner-up].
Walau demikian performa Juve cukup menjanjikan. 'Si Hitam-Putih' mengakhiri babak grup di peringkat kedua di bawah Manchester City dengan memasukkan enam gol dan hanya kebobolan tiga gol saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, ancaman diperlihatkan tim tamu. Bayern tercatat mencetak sebanyak 19 gol di babak grup, jumlah gol terbanyak bersama Madrid.
Striker Bayern Robert Lewandowski layak diwaspadai Juventus. Sejak debutnya di Liga Champions pada musim 2011-12, pesepakbola Polandia itu sudah mengemas 30 gol dan hanya halah dari bintang El Real Cristiano Ronaldo [60] dan Barcelona Lionel Messi [43] di periode yang sama.
"Akan penting untuk bertahan dengan baik dalam situasi set piece dan memaksa setiap pemain Juve melakukan pekerjaan tambahan untuk membantu pertahanan," ucap kapten Bayern Philipp Lahm dalam konferensi pers jelang pertandingan.
"Jangan lupa juga bahwa akan ada 90 menit lain di Munich, bulan depan jadi ini bukan satu pertandingan saja. Kami mesti mengingatnya bahwa ini adalah pertandingan selama 180 menit. Jadi apabila kami kalah di sini maka masih ada peluang untuk membayarnya dan lolos."
"Kami akan pergi ke sana dengan menargetkan hasil terbaik," imbuh mantan pemain timnas Jerman itu di Football Italia.
(rin/krs)











































