Bayern Munich membuang keunggulan dua gol sehingga harus puas dengan skor akhir 2-2 di kandang Juventus. Pelatih Bayern Josep Guardiola tidak kaget dengan perlawanan tim lawan.
Pada pertandingan leg I babak 16 besar yang digelar di Juventus Stadium tadi malam, Bayern secara keseluruhan lebih dominan. Dengan 67 persen penguasaan bola, Die Roten menciptakan 13 percobaan [5 on target] sedangkan Juve lebih efisien dengan melahirkan 11 percobaan [7 on target].
Setelah laga buntu selama lebih dari 40 menit, Thomas Mueller membuka keunggulan Bayern di menit 43, yang digandakan Arjen Robben di awal babak kedua. Tapi Juve melakukan perlawanan dengan gol Paulo Dybala di menit 63, sebelum comeback dituntaskan dengan gol Stefano Sturaro di menit 76.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Juventus memiliki tiga percobaan dan mencetak dua gol, tapi Anda tidak bisa membayangkan mendatangi stadion menakjubkan ini dan tidak kebobolan. Kami tidak membayangkan datang kemari dan mendominasi atau menang 7-0!" cetus Guardiola yang dilansir Football Italia.
"Apalah Anda benar-benar bisa membayangkan kami datang ke mari dan mendominasi selama 90 menit melawan tim yang diisi oleh pemain-pemain seperti [Paul] Pogba, [Mario] Mandzukic, [Alvaro] Morata, [Leonardo] Bonucci -- salah satu pemain favorit saya -- [Gianluigi] Buffon dan semua karakter itu?"
"Memang ada penyesalan mengingat bagaimana kami bermain dan kami tidak menang, tapi itulah sepakbola. Kami adalah tim dengan banyak pemain muda dan akan belajar untuk masa depan," sambung Guardiola.
"Kami akan melihat bagaimana kami di tiga pekan ke depan dan memainkan pertandingan hebat lainnya melawan Juventus [di Allianz Arena]," imbuh pelatih yang akan bergabung Manchester City di musim depan itu.
(rin/krs)










































