Penalti Tim Junior Dianulir, Valencia Meradang

UEFA Youth League

Penalti Tim Junior Dianulir, Valencia Meradang

Rossi Finza Noor - Sepakbola
Rabu, 24 Feb 2016 17:21 WIB
Penalti Tim Junior Dianulir, Valencia Meradang
Cobham -

Laga babak 16 besar antara Chelsea vs Valencia di UEFA Youth League menghadirkan kontroversi. Kontroversi tersebut membuat Valencia, termasuk beberapa sosok penting di tim utama, berang.

Pada pertandingan yang berlangsung di Cobham Training Centre, Cobham, Selasa (23/2/2016) waktu setempat, kedua kesebelasan bermain imbang 1-1 hingga laga pun harus dilanjutkan ke babak adu penalti. Chelsea unggul lebih dulu lewat gol Jay DaSilva di menit ke-44, sebelum Valencia menyamakan kedudukan lewat gol Carlos Soler semenit kemudian.

Di babak penalti itulah kontroversi terjadi. Penendang kedua Valencia, Alberto Gil, melakukan eksekusi dengan baik. Tendangan kaki kanannya mengarah ke sudut bawah gawang Chelsea dan tidak bisa dijangkau oleh penjaga gawang The Blues, Bradley Collins.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, bola mengenai besi yang berada di bagian dalam gawang Chelsea sehingga memantul keluar kembali. Wasit Adrien Jaccottet pun memutuskan tidak gol, kendati pun ia sudah berunding dengan asistennya.

Gil, bersama dengan kiper Valencia, Antonio Sivera, protes kepada Jaccottet. Namun, si pengadil tetap berpegang kepada keputusannya.



Hanya Gil satu-satunya --dari empat penendang Valencia-- yang dinilai berhasil mengeksekusi penalti. Sementara itu, kelima penendang Chelsea dinilai berhasil. Chelsea pun melaju ke babak perempatfinal untuk menghadapi pemenang laga Olympique Lyon vs Ajax Amsterdam.

Keputusan Jaccottet untuk menganulir gol Gil itu pun mendapatkan reaksi keras. Pemain depan tim senior Valencia, Paco Alcacer, tidak bisa memercayai keputusan tersebut.

"Sungguh tak bisa dijelaskan apa yang terjadi di UEFA Youth League. Tetaplah kuat!!" tulis Alcacer di akun Twitter-nya, seraya berharap tim junior klubnya tetap tabah.

Pelatih tim senior Los Che, Gary Neville, juga ikut angkat bicara. "Ini skandal!! Aku tak percaya itu bisa terjadi," tulis Neville, juga lewat akun Twitter-nya.



Valencia layak berang karena dari siaran ulang, bola sudah sepenuhnya melewati garis gawang, yang artinya gol sudah tercipta. Mereka akan mengajukan protes tertulis atas insiden tersebut.

"Valencia CF ingin memberitahu kepada fans semua bahwa pihak klub akan mengajukan protes tertulis sehubungan dengan keputusan yang merugikan tim junior pada babak adu penalti di UEFA Youth League ketika menghadapi Chelsea FC," demikian pernyataan mereka.

UEFA Youth League sendiri merupakan turnamen antartim junior yang pesertanya sama dengan tim peserta Liga Champions pada musim yang sama. Pertama kali dihelat tahun musim 2013/2014, sudah ada dua tim keluar sebagai juara, yakni Barcelona dan Chelsea.

Musim lalu, Chelsea tampil sebagai juara usai mengalahkan Shakhtar Donetsk di final. Ketika itu, pada final yang berlangsung di Nyon, Swiss, anak-anak muda Chelsea menang 3-2 atas Shakhtar.



(roz/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads