Betapa Antusiasnya Klopp Hadapi MU

Jelang Liga Europa

Betapa Antusiasnya Klopp Hadapi MU

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Kamis, 10 Mar 2016 12:16 WIB
Betapa Antusiasnya Klopp Hadapi MU
Foto: Getty Images Sport/Stu Forster
Liverpool -

Juergen Klopp punya antusiasme besar dengan laga Liverpool kontra Manchester United. Dia mengaku selalu mendambakan atmosfer duel ini.

Klopp adalah manajer yang sangat bergairah dan ekspresif, itu sudah banyak diketahui. Di tepi lapangan, dia akan melompat, berteriak, merayakan gol dengan berjingkrak dan mengepalkan tinju ke udara, atau bahkan ikut bergumul dengan para pemain sampai kacamatanya rusak.

Gairah besarnya itu juga yang terlihat jelang duel Liverpool kontra MU pada leg pertama babak 16 besar Liga Europa di Anfield, Jumat (11/3/2016) dinihari WIB. Sejak konferensi pers, Klopp sudah menunjukkan betapa laga ini sangat dinantikannya dan punya arti penting. Dia sampai menyebutnya sebagai 'ibu dari semua laga sepakbola'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

[Baca juga: Bagi Klopp, Liverpool vs MU adalah Ibu dari Semua Laga Sepakbola]

"Saya tak bisa merasa cukup dengan ini dan ingin banyak lainnya. Bertahun-tahun lalu saya tidak bisa membayangkan akan duduk di bangku cadangan saat Liverpool menghadapi Manchester United," kata Klopp dikutip Liverpool Echo.

"Ini adalah salah satu hal terbaik yang bisa saya bayangkan. Saya sangat senang dengan hasil undian ini, bukan karena ini akan mudah tapi ini sungguh menarik untuk semua orang."

"Saya awalnya tidak tahu kalau ini adalah pertama kalinya kami bertemu satu sama lain di kompetisi Eropa. Seluruh dunia Liverpool bersemangat dengan laga ini," tambahnya.

Jika di kompetisi domestik Liverpool dan MU sudah saling berhadapan 166 kali, di Eropa keduanya baru akan menjalani laga pertama.

Khusus untuk Liverpool dan Klopp, laga ini menawarkan kesempatan menebus kekalahan 0-1 pada medio Januari lalu. Itu adalah pertemuan pertama Liverpool-nya Klopp dengan MU.

Bisa jadi dari situ pula Klopp punya dorongan ekstra menatap pertandingan nanti. Selain itu, Liverpool juga berada dalam tekanan untuk mengakhiri rangkaian hasil buruk dari sang rival, di mana sudah selalu kalah di empat laga kompetitif terakhir.

(raw/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads