Dortmund dan Spurs saling berhadapan di babak 16 besar Liga Europa musim ini. Dortmund akan lebih dulu bertindak sebagai tuan rumah di leg pertama, Jumat (11/3/2016) dinihari WIB nanti.
"Kami menantikan pertandingan ini dan sadar bahwa kami diuji di level tertinggi. Ini akan jadi dua laga yang sangat-sangat ketat. Hasil lainnya akan mengejutkan saya," kata Tuchel di situs resmi klub.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka punya persentase penguasaan bola di angka 61,4%, tertinggi kedua di Liga Europa musim ini. Tingginya penguasaan bola itu dimungkinkan dengan akurasi operan yang oke dari para pemain, yang mencapai angka 87%. Itu adalah yang tertinggi di kompetisi ini.
Tak cuma mumpuni dalam menekan lewat penguasaan bola, Dortmund juga bisa memaksimalkannya untuk melepaskan ancaman. Sejauh ini mereka punya rata-rata tembakan per laga 19,1, kedua tertinggi setelah Manchester United.
Yang kemudian menjadi ancaman untuk mereka adalah efisiensi serangan Spurs. Anak asuh Mauricio Pochettino sejauh ini mencatatkan persentase penguasaan bola hanya 54,7%, tapi punya jumlah gol lebih banyak dari Dortmund.
Spurs sudah membukukan total 15 gol sampai titik ini, sementara Dortmund baru 11. Hal inilah yang diantisipasi oleh Tuchel.
"Akan menarik untuk melihat siapa yang akan menekankan bahwa taktik mereka yang terkuat, dan apakah akan memungkinkan bagi kami untuk bisa menemukan ruang dengan cepat dan secara sukses meraih penguasaan bola di paruh lapangan lawan," katanya.
"Juga, kami harus menyusun serangan kami dengan baik dan mundur untuk mengatasi serangan dan serangan balik," tandasnya. (raw/mrp)











































