Spurs tumbang dengan skor 0-3 saat bertandang ke Signal Iduna Park, Jumat (11/3/2016) dinihari WIB, di leg pertama babak 16 besar Liga Europa. The Lilywhites tak bisa membalas gol-gol Dortmund yang dicetak Pierre-Emerick Aubameyang dan Marco Reus (dua gol).
Pada pertandingan ini, Spurs yang baru memainkan Erik Lamela, Mousa Dembele, dan Harry Kane di babak kedua harus menerima gempuran bertubi-tubi dari Dortmund. Situs resmi UEFA mencatat Dortmund unggul penguasaan bola hingga 66% dan membuat 17 percobaan mencetak gol (5 tepat sasaran), sedangkan Spurs hanya tiga percobaan (2 tepat sasaran).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka kemudian menyerang dan kami berusaha untuk menekan, tapi selalu terlambat. Jika Anda terlambat pada suatu titik, maka Anda juga akan terlambat di titik yang lain dan kami memberi mereka ruang yang sangat besar untuk bermain. Kami menciptakan ruang untuk mereka," tambah Eriksen.
Spurs akan gantian menjamu Dortmund di leg kedua yang akan digelar pada pekan depan. Untuk membalikkan keadaan, mereka harus menang dengan selisih minimal empat gol.
"Tentu saja kami mulai lagi pekan depan. Kami masih punya pertandingan (melawan Aston Villa di ajang Premier League) pada akhir pekan di mana kami harus meraih tiga poin dan setelahnya kami berharap akan mendapatkan kepercayaan diri dan siap untuk laga pada hari Kamis," ujar Eriksen.
"Kami tahu itu akan sangat berat dan kekalahan ini adalah hasil buruk bagi kami. Namun, untungnya di Liga Europa segalanya bisa terjadi dan kami sangat menantikannya," kata pemain asal Denmark itu.
(mfi/nds)











































