De Gea bisa dikatakan satu-satunya pemain Manchester United yang tampil menonjol dan layak dipuji dalam kekalahan dari Liverpool di Anfield, Jumat (11/3/2016) dinihari WIB tadi. Jika menengok catatan whoscored, kiper asal Spanyol itu menjadi pemain MU dengan ponten tertinggi, yakni 7,2.
Di belakangnya adalah Morgan Schneiderlin yang punya nilai 7,0. Sebagai catatan, hanya De Gea dan Schneiderlin yang mampu mencatatkan nilai 7,0 atau lebih baik di skuat MU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di laga itu Liverpool nyaman menguasai permainan dengan ball possession mencapai 60%. Dengan tingginya penguasaan itu, mereka melepaskan 13 tembakan dengan delapan di antaranya tepat sasaran. Jumlah ini jauh lebih unggul dari MU, yang cuma melepaskan lima percobaan dan hanya satu yang mengarah ke gawang.
De Gea tercatat melakukan sejumlah penyelamatan penting. Dua di antaranya adalah kala menepis sontekan Philippe Coutinho dan Adam Lallana dari jarak.
[Baca juga: Klopp: Liverpool Mestinya Bisa Cetak Lebih Banyak Gol]
Klopp sebelumnya menilai Liverpool seharusnya bisa menang dengan skor lebih besar. Tapi bukannya ingin mengkritik penyelesaian akhir timnya, manajer asal Jerman itu menyebut De Gea sebagai alasan timnya 'cuma' menang 2-0.
"De Gea adalah kiper yang bagus, tidak mengejutkan lagi. Anda cuma harus terus melaju, menciptakan lebih banyak peluang. Jarang sekali di sepakbola Anda memaksimalkan setiap peluang yang Anda punya," kata Klopp dikutip Liverpool Echo.
"Ini jelas tak masalah. 2-0 adalah hasil yang sempurna. Tentu saja kalau memungkinkan Anda mau menang dengan skor lebih tegas, tapi tidak masalah. Tidak ada yang perlu dikritik malam ini," tandasnya.
(raw/din)











































