Menjamu Juve di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Allianz Arena, Kamis (17/3/2016) dinihari WIB, Bayern tertinggal lebih dulu dari Juve. Gol-gol dari Paul Pogba dan Juan Cuadrado membuat Bayern ketinggalan 0-2 di babak pertama.
Tapi Bayern mampu menyamakan kedudukan di babak kedua. Robert Lewandowski dan Thomas Mueller masing-masing menyumbang gol untuk mengubah skor menjadi 2-2 dan memaksa laga dilanjutkan ke extra time.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mencetak gol lebih dulu di babak kedua disebut Guardiola jadi instruksi utamanya kepada pemain Bayern saat turun minum. Sebab menurutnya satu gol bisa membuka segala kemungkinan untuk Bayern.
"Saat jeda, saya bilang kepada para pemain bahwa mereka tidak boleh kebobolan gol lagi, tapi jika kami bisa mencetak satu gol, segalanya bisa terjadi, khususnya dengan mentalitas Jerman," ujar Guardiola di situs resmi UEFA.
"Saya minta mereka untuk bermain lebih melebar ke sayap, dengan Ribery dan Costa. Kemudian di awal babak kedua, Juve punya peluang tapi setelah itu kami mengendalikan permainan. Inilah sepakbola: satu menit Anda bermain buruk, berikutnya Anda sangat bagus
"Juventus adalah tim yang benar-benar kuat. Di awal kami cukup gugup. Bayangkan jika mereka mencetak gol ketiga, kelar sudah. Tapi kamilah yang mencetak gol dan kami memegang kendali. Khusunya di extra time, hanya ada satu tim yang bermain dan itu adalah Bayern," katanya menambahkan.
(nds/fem)











































