Kesampingkan dulu soal peluang terjadinya El Clasico atau Derby Madrid di perempatfinal Liga Champions. Yang juga akan menarik adalah jika Bayern Munich berjodoh dengan Manchester City.
City baru saja mengukir sejarah setelah untuk kali pertama lolos ke perempatfinal Liga Champions. Mereka menang agregat 3-1 atas Dinamo Kiev.
Sementara Bayern dinihari tadi terhindar dari mimpi buruk terdepak di depan pendukungnya sendiri. Sempat tertinggal dua gol ketika menjamu Juventus, Die Roten bisa membalikkan keadaan dan akhirnya meraih kemenangan 4-2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertemuan Bayern dengan City, jika mereka dijodohkan oleh drawing, akan menjadi ulangan musim 2014/2015. Ketika itu mereka berduel di fase grup dan saling mengalahkan.
Pertemuan antara barisan bintang Bayern dengan pemain-pemain mahal City tentu akan jadi tontonan asyik. Yang tak kalah menarik adalah soal status Josep Guardiola.
Pria 45 tahun asal Spanyol itu kini adalah pelatih Bayern, tapi dia juga sudah mengikat kontrak untuk menjadi manajer City mulai Juli mendatang. Di Allianz Arena atau Etihad Stadium nanti, Pep mungkin akan menghadapi situasi yang canggung.
Tapi jauh-jauh hari sebelum laga itu terjadi (jika benar terjadi), dia sudah menegaskan siap mengalahkan siapa saja lawan yang mengadang. Itu termasuk The Citizens.
"Jika Anda ingin mencapai semifinal maka Anda harus siap menghadapi siapapun lawannya," ucap Guardiola di BBC.
Liga Champions adalah satu-satunya trofi yang belum dipersembahkan Guardiola untuk Bayern. Di tahun terakhirnya ini, dia tentu tak akan melepaskan begitu saja peluang tersebut. Meski harus mengalahkan calon bos barunya.
(din/fem)











































