Kubu Atletico Madrid boleh jadi berang dengan kartu merah Fernando Torres yang menyebabkan kekalahan dari Barcelona. Namun sebaliknya, Blaugrana menilai Torres pantas diusir karena pelangggarannya.
Pada laga leg pertama perempatfinal Liga Champions yang dihelat di Camp Nou, Rabu (6/4/2016) dinihari WIB, Atletico memulai dengan baik dan mampu meredam tekanan Barca.
Bahkan mereka sempat unggul duluan lewat gol Torres pada menit ke-25. Namun, setelah gol itu Torres sepertinya terlalu "bersemangat" dan mendapat kartu kuning pertamanya usai melanggar Neymar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kehilangan Torres membuat Atletico sulit mengimbangi permainan Barca. Tuan rumah akhirnya menyamakan skor di menit ke-63 lewat Luis Suarez. Hanya berselang 10 menit, Suarez bikin gol lagi dan membawa Barca menang 2-1.
Atletico pun disebut-sebut merasa kemenangannya sudah "dirampok" karena buruknya performa wasit yang dinilai berat sebelah. Tapi kubu Barca tidak sependapat dengan itu.
"Saya melihat kartu kuning pertama Torres dan itu wajar. Saya harus melihat kartu kuning keduanya," ujar Direktur Teknik Barca Robert Fernandez seperti dikutip AS.
"Wasit (Felix Brych) sudah melukai kami berdua karena dia harusnya mengkartumerah Lucas yang melanggar Neymar. Dan dia bisa saja memberi kartu kuning lebih cepat kepada Jan Oblak. Dia sudah merugikan kedua tim," sambungnya.
"Atletico akan bicara banyak soal pengusiran Torres, namun para pemain harus hati-hati ketika mereka sudah mengantungi kartu kuning, khususnya saat tidak memegang bola," tutupnya.
(mrp/roz)











































