Bersama Manuel Pellegrini, City musim ini mampu mencapai semifinal Liga Champions yang merupakan fase terjauh dalam sejarah klub. Jelas jadi raihan yang sudah bisa dibilang memuaskan, mengingat sebelumnya untuk mencapai babak perempatfinal saja mereka kesulitan -- selalu mentok di babak 16 besar.
Tapi bukan berarti City akan puas dengan capaian ini. Pellegrini menyatakan timnya siap memberikan upaya terakhir untuk lolos ke final dan mencoba meraih gelar juara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi penting untuk tidak merasa nyaman karena kami ada di tahap ini. Semua orang ingin lanjut, untuk bermain di final. Kita akan melihat sebuah tim City yang akan bermain untuk memburu kemenangan," imbuh manajer asal Chile ini.
Namun City punya tantangan yang sangat tidak mudah, karena akan menghadapi pemilik gelar Liga Champions terbanyak: Real Madrid. Usaha pertama untuk membuka kans ke final akan berlangsung di Etihad Stadium, Rabu (27/4/2016) dinihari WIB nanti.
Sang tamu sudah menegaskan tekadnya untuk bermain menyerang demi mencuri gol tandang. Pellegrini pun menyatakan timnya siap meladeni dengan permainan terbuka.
"Kami tidak akan cuma mencoba bermain bertahan untuk mencapai final. Saya sudah selalu mencoba punya tim yang memainkan sepakbola indah, bermain dengan baik," ujarnya.
"Kami perlu hati yang menggebu-gebu dan pikiran yang tenang. Kami perlu mengendalikan emosi kami," demikian pria 62 tahun itu. (raw/rin)











































