Dua musim lalu langkah Bayern terhenti di semifinal oleh Real Madrid. Mereka kalah telak secara agregat 0-5 dari Los Blancos.
Musim berikutnya, Die Roten kembali ke semifinal untuk disingkirkan wakil Spanyol lainnya, Barcelona. Kekalahan 0-3 di leg pertama gagal ditebus di leg kedua di mana mereka cuma menang tipis 3-2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adakah kekhawatiran Bayern menghadapi wakil Spanyol yang dalam dua musim sebelumnya gagal diatasi? Thiago Alcantara menilai hal tersebut tak perlu terlalu dipikirkan.
"Saya rasa tidak pernah jadi ide yang bagus untuk mengkhawatirkan diri Anda dengan masa lalu, itulah sebabnya saya lebih memilih melihat ke depan," ujar eks gelandang Barca itu dikutip situs resmi Bundesliga.
Meski demikian, Thiago mengakui musim ini ada sedikit nuansa berbeda karena mereka juga masih harus membagi fokus. Di dua musim terakhir, mereka sudah memastikan gelar juara liga di titik yang sama dengan musim ini.
Pada 2013/2014, mereka dipastikan juara pada 25 Maret saat liga masih tersisa tujuh pekan. Sementara musim lalu mereka juara pada 25 Mei, dengan menyisakan empat pekan.
Musim ini, Bayern baru bisa memastikan juara pada pekan ke-32 di akhir pekan nanti atau saat liga tersisa tiga pekan. Pun tak jadi persoalan besar bagi Thiago.
"Semifinal selalu merupakan sebuah tantangan, tidak peduli di kompetisi apa. Mungkin ada sedikit perbedaanΒ dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, kami sekarang masih berjuang untuk merebut titel Bundesliga dan penuh energi misalnya, dan mungkin kami lebih matang sebagai sebuah tim," tandasnya. (raw/fem)











































