'Bayern Tersingkir karena Kesalahan Sendiri'

'Bayern Tersingkir karena Kesalahan Sendiri'

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Rabu, 04 Mei 2016 07:15 WIB
Bayern Tersingkir karena Kesalahan Sendiri
Foto: REUTERS/Michaela Rehle
Munich - Bayern Munich gagal ke final Liga Champions setelah disingkirkan Atletico Madrid. Bek Bayern, Jerome Boateng, menilai timnya gagal karena kesalahan sendiri.

Setelah kalah 0-1 di leg pertama babak semifinal, Bayern tampil agresif di leg kedua di Allianz Arena, Rabu (4/5/2016) dinihari WIB. Usaha Bayern kemudian membuahkan hasil di menit ke-31 setelah Xabi Alonso mencetak gol lewat tendangan bebas untuk menyeimbangkan agregat.

Tiga menit berselang, Bayern punya kans emas untuk menggandakan keunggulan setelah dapat tendangan penalti. Namun eksekusi Thomas Mueller digagalkan oleh Jan Oblak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Delapan menit usai babak kedua dimulai, Atletico mampu mencuri satu gol tandang. Berawal dari serangan balik, Antoine Griezmann sukses menaklukkan Manuel Neuer.

Kendati Robert Lewandowski mampu membawa Bayern unggul di menit ke-74, namun itu tak cukup untuk meloloskan timnya. Dengan agregat 2-2, Atletico berhak lolos berkat keunggulan gol tandang.

Sepanjang laga, penguasaan bola Bayern mencapai 73%. Mereka juga tercatat melepaskan 33 tembakan, 11 di antaranya mengarah ke gawang.

Boateng menyebut Bayern sudah tampil bagus. Namun dia menilai Bayern harus membayar mahal kesalahan yang dibuat sendiri.

"Kami bermain sangat bagus di babak pertama, Atletico tidak punya peluang," ujar Boateng seperti dikutip dari Soccerway.

"Di babak kedua kami lengah selama dua menit, tapi kami juga bermain baik setelah kebobolan," lanjut bek internasional Jerman itu.

"Kami memberi segalanya, tapi itulah sepakbola. Kami harus menyalahkan diri kami sendiri karena tidak memaksimalkan peluang," katanya.

(nds/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads