Bayern disingkirkan Atletico Madrid di semifinal Liga Champions. Meski skor agregat sama kuat 2-2, Die Roten tersisih karena aturan gol tandang.
Pada laga leg kedua semifinal di Allianz Arena, Rabu (4/5/2016) dinihari WIB, Bayern menang 2-1 lewat gol-gol Xabi Alonso dan Robert Lewandowski. Satu-satunya gol balasan Atletico dicetak oleh Antoine Griezmann.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bayern sebenarnya tampil sangat dominan dan menciptakan banyak sekali peluang. Tim besutan Pep Guardiola itu membuat 34 usaha mencetak gol dan 12 di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Atletico cuma mengandalkan serangan balik dan membuat 7 percobaan mencetak gol dan 4 yang tepat sasaran.
"Ini sulit untuk diterima. Kami pantas untuk lolos ke final. Ini menyakitkan. Inilah sepakbola," ujar Lewandowski seusai pertandingan.
"Kami semua tak bisa berkata-kata setelah pertandingan seperti itu. Kami menampilkan sepakbola yang fantastis selama 90 menit penuh. Ini sangat pahit dan sangat mengecewakan. Kami tak bisa memercayainya," kata kiper Manuel Neuer.
Hal senada diungkapkan oleh Mueller, yang eksekusi penaltinya ditepis oleh kiper Atletico, Jan Oblak.
"Sepakbola kadang-kadang bisa ekstrem. Kami melakukan banyak hal dengan benar dan cuma sedikit yang salah. Sayangnya itu tidak cukup. Saya jarang menyaksikan sebuah pertandingan seperti ini. Tentu saja saya kecewa karena tak bisa mencetak gol dari penalti," kata Mueller.
(mfi/rin)











































