Atletico menelan kekalahan saat melakoni pertandingan melawan Madrid di laga final Liga Champions musim 2013-14. Di pertandingan yang berlangsung di Estadio da Luz dua tahun lalu, Los Colchoneros kalah dengan skor akhir 1-4.
Saat itu, kapten Atletico, Diego Godin membawa tim besutan Diego Simeone itu unggul 1-0 hingga masa injury time. Keunggulan itu buyar setelah Sergio Ramos mencetak gol penyama kedudukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Godin mengaku sudah belajar banyak dari laga final dua tahun lalu. Dia juga bilang bahwa satu menit melawan Madrid menjadi waktu yang amat lama.
"Mencetak gol di laga final selalu terasa luar biasa, tentu saja --itu merupakan gol yang sangat bagus-- tapi pada akhirnya kami tidak mengangkat trofi, dan itu yang paling penting," kata Godin seperti dilansir oleh situs UEFA.
"Kami kalah, tapi Anda harus mengambil sisi positif dari satu kekalahan seperti itu dan belajar di sisi mana Anda harus melakukan perbaikan."
"Sekarang kami akan memainkan laga final lainnya dan kami harus menggunakan pengalaman itu agar tak terjadi lagi."
"Kami unggul 1-0 hingga pertandingan memasuki menit 93, tapi saat menjelang waktu hampir habis, saya tak berpikir bahwa kami sudah cukup berusaha untuk memetik kemenangan. Saya tak pernah berpikir seperti itu karena saya tahu bahwa pertandingan tak akan pernah berakhir sampai wasit meniup peluit akhir."
"Kami mesti memainkan lima menit waktu tambahan, jadi di sana masih ada waktu untuk terus bermain. Di sepakbola, waktu satu menit bisa menjadi sangat lama, dan itu memang terjadi," imbuhnya.
(cas/krs)











































