Laga final Liga Champions di San Siro, Milan, Minggu (29/5/2016) dinihari WIB, terpaksa dilanjutkan sampai adu penalti. Pasalnya, Madrid dan Atletico bermain imbang 1-1 hingga 120 menit. Madrid unggul lebih dulu melalui Sergio Ramos sebelum Atletico membalasnya lewat Yannick Ferreira Carrasco.
Dalam drama adu penalti, tiga algojo pertama dari masing-masing tim berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Di kubu Madrid, Lucas Vazquez, Marcelo, dan Gareth Bale sukses menceploskan bola ke dalam gawang. Begitu juga dengan Antoine Griezmann, Gabi, dan Saul Niguez di kubu Atletico.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi itu membuat Madrid berada di atas angin. Cristiano Ronaldo lantas memastikan kemenangan Madrid setelah tembakannya masuk gawang.
"Saya rileks dalam adu penalti. Saya tahu suatu saat mereka akan gagal dan kami akan berhasil memasukkan bola ke gawang," ujar Navas seusai pertandingan.
Trofi Liga Champions musim ini adalah gelar ketiga Navas sejak bergabung dengan Madrid dari Levante pada 2014 lalu. Dia sebelumnya sudah meraih Piala Super Eropa 2014 dan Piala Dunia Antarklub 2014.
"Ini adalah mimpi yang saya miliki sejak saya masih bocah dan hari ini saya bisa mengatakan bahwa ini adalah kenyataan. Ini adalah mimpi yang jadi nyata," katanya.
"Ini adalah musim yang sulit, tapi saya bisa berterima kasih kepada Tuhan pada hari ini karena sudah baik kepada saya," ujar kiper asal Kosta Rika itu. (mfi/roz)











































