Roma musim lalu finis ketiga di Liga Italia, sehingga berhak mendapatkan tiket Liga Champions lewat jalur play-off. Namun di fase itu, mereka gagal usai kalah 1-4 secara agregat dari Porto.
Kekalahan itu membuat Giallorossi harus puas hanya tampil di Liga Europa. Roma tergabung di Grup B dan akan memulai perjalanan dengan melawat ke Viktoria Plzen, Jumat (16/9/2016) dinihari WIB. Selain Plzen, mereka juga akan berhadapan dengan Astra Giurgiu dan Austria Vienna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Liga Champions adalah turnamen paling prestisius yang ada. Liga Europa akan menjadi indah kalau kami mampu melaju jauh," ujarnya dikutip Football Italia.
"Jelas perbandingannya buruk sekarang. Tapi kalau kami mencapai fase final maka kompetisi ini akan menjadi indah juga," imbuh pelatih 57 tahun ini.
Menghadapi Plzen hanya tiga hari sebelum pertandingan berpotensi sulit melawan Fiorentina di liga, Spalletti membuka kans untuk melakukan rotasi. Tapi dia percaya diri siapapun yang diturunkan punya kualitas untuk memenangi pertandingan.
"Musim ini kami punya skuat yang cukup kompetitif untuk menampilkan lebih dari 11 pemain pilihan pertama. Tim ini di atas segalanya, dibangun untuk memastikan bahwa kami bisa merotasi skuat tanpa menguras para pemain yang sama," ujarnya.
"Tentu saja kami akan melakukan itu, tapi hal yang fundamentalnya adalah untuk tetap memainkan sepakbola yang bagus dan mencoba memenangi pertandingan," demikian Spalletti.
Roma akan tanpa Daniele De Rossi dan Emerson Palmieri yang masih dalam larangan bermain karena kartu merah di laga melawan Porto. (raw/nds)











































