Kapan Belajar dari Kesalahan, Roma?

Kapan Belajar dari Kesalahan, Roma?

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Jumat, 16 Sep 2016 06:55 WIB
Kapan Belajar dari Kesalahan, Roma?
Foto: REUTERS/David W Cerny
Plzen - AS Roma lagi-lagi gagal mempertahankan keunggulannya dalam sebuah pertandingan. Roma pun didesak untuk segera belajar dari kesalahan dan tak lagi mengulanginya.

Roma tak mampu meraih poin penuh kala menghadapi Viktoria Plzen di matchday 1 Liga Europa. Giallorossi harus puas dengan raihan satu poin dari lawatannya ke Doosan Arena, Plzen, Jumat (16/9/2016) dinihari WIB, setelah bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah.

Dalam laga tersebut, Roma sudah unggul dengan cepat saat pertandingan baru berjalan empat menit. Mereka memimpin berkat eksekusi penalti Diego Perotti menyusul pelanggaran terhadap Stephan El Shaarawy.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi keunggulan Roma hanya bertahan tujuh menit. Plzen kemudian mampu menyamakan kedudukan melalui Marek Bakos yang menerobos pengawalan Juan Jesus untuk menyundul bola.

Ini bukan kali pertama Roma kehilangan keunggulan yang didapatnya. Dari total enam pertandingan kompetitif yang sudah dijalani di semua kompetisi musim ini, Roma sudah empat kali tercatat gagal mempertahankan keunggulan. Dari empat laga tersebut, hanya sekali Roma akhirnya menang (melawan Sampdoria) dan tiga sisanya berakhir imbang (melawan Porto, Cagliari, dan Plzen).

Perotti pun menyayangkan kesalahan yang berulang dari Roma tersebut. Pemain asal Argentina itu berharap I Lupi bisa segera memperbaikinya.

"Kami tidak bermain dengan baik. Kami mencetak gol cepat tapi kami harusnya bisa menjaga keunggulan kami dengan lebih baik," ujar Perotti seperti dikutip dari situs resmi klub.

"Ini adalah keempat atau kelima kalinya kami mencetak gol lebih dulu dan mereka menyamakan kedudukan. Kami harus memperbaiki itu."

"Kami tidak memainkan permainan terbaik kami. Mereka tampil bagus dengan tetap fokus dan bertahan dengan sangat baik, jadi kami tidak bisa mendapatkan cukup ruang. Bagaimanapun, kami tidak kesulitan sama sekali," lanjut Perotti.

"Bagaimanapun juga, kami harus memenangi setiap pertandingan dan kami tidak boleh membuat kesalahan-kesalahan seperti ini di laga-laga berikutnya," kata Perotti menegaskan.

(nds/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads