Di matchday 2 Liga Champions, Leicester akan menjamu Porto di King Power Stadium, Rabu (28/9/2016) dinihari WIB. The Foxes sebelumnya menang telak 3-0 saat dijamu Club Brugge pada laga pertama di Grup G, sedangkan Porto bermain imbang 1-1 dengan Copenhagen.
Porto jelas menang secara pengalaman ketimbang Leicester yang baru tampil di Liga Champions musim ini. Tapi, Porto juga patut mewaspadai beberapa fakta yang justru menyudutkan mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari 16 kali kesempatan, Porto hanya meraih dua hasil imbang dan 14 kali kalah! Chelsea jadi tim yang paling sering mengalahkah Porto sebanyak empat kali, disusul Arsenal dengan tiga kali. Menghadapi The Gunners, Porto bahkan tak pernah bikin gol dan kebobolan 11 gol.
Meski punya rekor buruk di kandang tim-tim Inggris, pelatih Porto Nuno Espirito Santo yakin bahwa timnya bisa mengalahkan Leicester sekaligus menuntaskan mimpi buruk itu.
"Ada momen-momen seperti rekor-rekor tersebut - mereka ada untuk dipecahkan," ujar Nuno seperti dikutip situs resmi UEFA.
"Premier League adalah liga paling kompetitif di dunia dengan skuat yang sangat bagus serta tim yang fantastis, apa yang Leicester lakukan sungguh luar biasa dan kami harus menghormatinya," sambungnya.
"Salah satu yang terpenting adalah saya rasa tidak ada pemain kami yang pernah melakoni laga-laga tersebut."
"Ini adalah laga baru. Ini adalah tantangan, tantangan untuk kami bisa melampaui batas kemampuan kami," tutupnya.
(mrp/krs)











































