Dortmund tertinggal dua kali dari Madrid sebelum memaksakan pertandingan berakhir 2-2 di Signal Iduna Park, Rabu (28/9/2016) dinihari WIB. Cristiano Ronaldo membuka skor sebelum disamakan Pierre-Emerick Aubameyang yang mengakhiri babak pertama 1-1.
Di babak kedua, Madrid unggul lagi setelah Raphael Varane mencetak gol kedua. Namun, menjelang waktu normal berakhir pemain pengganti Andre Schuerrle menaklukkan Keylor Navas untuk memastikan hasil seri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin ada hal yang lebih untuk kami. Tapi kami gembira setidaknya bisa mengamankan satu poin. Saya pikir ini adalah hasil seri yang pantas."
Statistik ESPN FC mencatat, Dortmund menciptakan 20 percobaan (10 on target) di sepanjang pertandingan. Sedangkan Madrid melahirkan 13 percobaan (4 on target). Tuchel menilai Die Borussen seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol.
"Kami mestinya bisa memimpin di babak pertama, tapi entah bagaimana kami tidak bisa mencetak gol. Kami seharusnya mencetak lebih banyak gol di babak pertama," lanjut suksesor Juergen Klopp ini.
"Kemudian kami sedikit kehilangan kendali setelah jeda. Kami sedikit depresi saat turun minum karena skor 1-1. Madrid memperoleh kepercayaan diri dan kami menderita. Selalu sulit untuk comeback dari ketinggalan dan lebih sulit lagi comeback untuk kedua kalinya. Itulah mengapa saya merasa puas," imbuh Tuchel.
Hasil ini turut menandai bahwa markas Dortmund masih 'angker' bagi El Real. Dengan begini, Madrid belum pernah menang dalam empat kunjungannya ke Signal Iduna Park di laga kompetitif secara berturut-turut.
(rin/mfi)











































