Kemenangan 1-0 atas Luhansk di matchday II Liga Europa, Jumat (30/9/2016) dini hari WIB, merupakan kemenangan ketiga 'Setan Merah' dalam tiga pertandingan terakhir. Sebelumnya, mereka menang atas Northampton Town di Piala Liga Inggris dan Leicester City di Premier League.
Tiga kemenangan beruntun itu terjadi setelah beberapa waktu lalu United menelan tiga kekalahan beruntun dalam delapan hari. Namun, Mourinho kalem menanggapinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak depresi karena tiga kekalahan, tetapi tidak juga terbang ke bulan karena tiga kemenangan. Kami akan bertanding (melawan Stoke City di Premier League) pada hari Minggu dan sekarang itulah yang terpenting," lanjut manajer asal Portugal tersebut.
United tidak mendapatkan kemenangan atas Luhansk dengan mudah. Mereka sempat kesulitan menembus pertahanan rapat tim asal Ukraina tersebut, plus harus meladeni serangan balik cepat mereka.
Mourinho merasa bahwa seharusnya United bisa mencetak gol di babak pertama. 'Setan Merah' punya dua kans bagus di paruh pertama laga; satu lewat tendangan Marcus Rashford yang membentur mistar, satu lainnya lewat sundulan Juan Mata yang melambung.
"Pertandingan tadi cukup sulit. Kami punya beberapa kans di babak pertama dan seharusnya bisa mencetak gol sehingga membuat jalannya pertandingan jadi berbeda. Namun, kami gagal."
"Mereka amat rapi, banyak menaruh pemain untuk menunggu bola dan bertahan, tapi cukup berbahaya lewat serangan balik. Pertandingannya memang sulit, tapi penting bagi kami untuk memenanginya," kata Mourinho.
(roz/rin)











































