Menjamu Spurs di BayArena, Rabu (19/10/2016) dinihari WIB, Leverkusen sempat mendapat tekanan dari tim tamu di babak pertama. Tapi di paruh kedua, Leverkusen jadi tim yang lebih banyak menekan.
Sepanjang pertandingan, Leverkusen tercatat melepaskan 16 kali percobaan, enam di antaranya mengarah ke gawang. Tapi Hugo Lloris tampil prima di bawah mistar gawang Spurs dan menggagalkan enam peluang Leverkusen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menciptakan peluang yang amat banyak di babak kedua tapi tidak berhasil memaksimalkannya. Itu tidak bagus," ujar penyerang Leverkusen, Admir Mehmedi, seperti dikutip dari Soccerway.
"Kami punya banyak peluang untuk mencetak gol dan seharusnya kami bisa mengganjar diri kami sendiri dengan gol," timpal gelandang Leverkusen, Lars Bender.
"Anda harus mengakui bahwa ada dua tim yang sangat bagus di atas lapangan, jadi sekarang kami harus menerima hasil imbang," katanya.
Hasil ini membuat Leverkusen masih tertahan di peringkat tiga klasemen Grup E dengan tiga poin dari tiga laga. Leverkusen dan Spurs akan kembali berduel di matchday 4 pada 2 November mendatang di Stadion Wembley.
(nds/cas)










































