City pulang dengan tangan hampa dari lawatannya ke Camp Nou, Kamis (20/10/2016) dinihari WIB. The Citizens diberondong empat gol oleh Barca tanpa bisa membalas sekalipun. City bahkan bisa saja kalah dengan skor lebih besar andai penalti Neymar tak dimentahkan Willy Caballero.
Dari empat gol Barca yang bersarang di gawang City, tiga di antaranya dicetak oleh Lionel Messi. Satu gol lainnya tercatat atas nama Neymar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekalahan telak ini tak terlepas dari kartu merah yang diterima penjaga gawang City, Claudio Bravo, di babak kedua. Saat Bravo diusir wasit, City sebenarnya cuma ketinggalan 0-1.
"Kami bermain bagus di babak pertama, kami punya peluang-peluang, tapi di babak kedua kami tidak beruntung. Inilah sepakbola, kami harus terus berusaha. Hari ini adalah pertandingan yang sangat berat melawan Barca, tapi kami tak pantas kalah 0-4," ujar Nolito di situs resmi City.
"Messi adalah pemain terbaik di dunia, jadi dia membuat perbedaan. Ketika dia mendapatkan bola, dia selalu melakukan sesuatu, entah gol atau assist," lanjutnya.
"Kami akan pulang dengan sedih, tapi kami harus terus berjuang, inilah sepakbola. Kami tahu bahwa kami menghadapi rival yang sangat berat dan hal-hal seperti ini terjadi dalam sepakbola," tutur Nolito.
Dengan kekalahan ini, City tertahan di posisi kedua klasemen Grup C Liga Champions dengan empat poin. Mereka cuma unggul satu poin atas Borussia Moenchengladbach yang berada di posisi ketiga.
"Kami sekarang harus lebih kompak sebagai tim. Inilah sepakbola. Kami ingin berkembang selangkah demi selangkah. Pada hari Minggu kami punya laga yang sangat penting di Premier League dan kami harus menang," ujar Nolito.
"Di Liga Champions kami masih punya tiga laga penting dan kami harus memenanginya," katanya.
City selanjutnya akan menghadapi Southampton di kandang sendiri dalam lanjutan Premier League, Minggu (23/10) mendatang.
(mfi/roz)










































