Roma menang 4-2 saat bertandang ke Ernst Happel Stadium, Jumat (4/11/2016) dinihari WIB. Di laga ini, Giallorossi mendapatkan kejutan besar ketika langsung dibobol di menit kedua.
Roma lantas bangkit dengan mencetak dua gol balasan di babak pertama, dari Edin Dzeko dan Daniele De Rossi. Mereka menambah lagi dua gol melalui satu sumbangan lain Dzeko dan satu torehan Radja Nainggolan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tuan rumah kemudian sempat memperkecil selisih di penghujung laga melalui Alexander Grunwald. Sementara gol cepat Austria Wina diakui Spalletti dibangun dengan apik, gol kedua lawan di ujung laga disebutnya sepatutnya bisa dihindari.
"Itu adalah pergerakan yang cepat dari mereka di sisi kanan untuk membuat skor 1-0. Mereka punya sejumlah pemain sayap yang bagus. Pertahanan kami tampil sangat baik malam ini," kata Spalletti di situs resmi klub.
"Seperti yang sudah saya katakan, gol pertama mereka berasal dari pergerakan yang bagus dan yang kedua tercipta saat laga bisa dibilang selesai. Meski demikian, kami tidak mau kebobolan gol-gol semacam itu, Anda bisa melihat kami sedikit mengendur."
"Itu menyebalkan dan memang demikian. Kami perlu memastikan diri tak kebobolan gol-gol seperti itu," tambahnya.
Terlepas dari gol-gol yang bersarang di gawang timnya, Spalletti puas melihat karakter timnya. Setelah kebobolan cepat, Roma langsung bisa bangkit dan mengontrol permainan.
"Kenyataannya kami menunjukkan diri mampu bereaksi terhadap perkembangan laga dan cara kami memulai dengan sikap yang benar, terlepas dari gol yang masuk ke gawang kami," sambung Spalletti.
"Saya rasa kami menunjukkan perkembangan nyata dalam hal karakter, cara kami dengan tenang menjalani pertandingan dan mengamankan hasil. Saya senang dengan itu," tandasnya. (raw/krs)











































