Inter baru saja memecat Frank de Boer pada hari Selasaa (1/11/2016) lalu. Untuk mengisi posisi yang ditinggalkan De Boer, Inter menunjuk pelatih tim junior, Stefano Vecchi, untuk sementara menangani tim.
Di laga pertamanya, Vecchi langsung dihadapkan dengan Southampton di ajang Liga Europa. Tapi pertandingan pertamanya itu tak berakhir positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikalahkan Southampton, Vecchi mengakui Inter tak punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri. Dia juga menyoroti kualitas Inter dalam mengontrol pertandingan.
"Tidak ada banyak waktu untuk menggarap taktik, meski kami tentu saja melakukan beberapa hal. Untuk pertandingan berikutnya juga demikian karena sudah dekat," ujar Vecchi seperti dikutip dari Football Italia.
"Saya mencoba untuk menularkan kepercayaan diri dan sinyal positif kepada skuat, saya melihat fokus dan intensitas yang hebat, kami menurun di babak kedua, tapi di atas segalanya kami tidak konsisten dalam hal kualitas, yang seharusnya jadi kekuatan kami," lanjutnya.
"Kami kurang kualitas dalam mengontrol bola dan menyerang balik, jadi kami ditekan untuk bertahan cukup dalam."
Kekalahan ini membuat Inter terpuruk di dasar klasemen Grup K dengan tiga poin dari empat laga. Mereka terpaut enam angka dari Sparta Praha yang ada di puncak dan empat angka dari Southampton.
(nds/cas)
