Di Old Trafford, Jumat (17/2/2017) dinihari WIB, MU menundukkan St. Etienne 3-0 dalam laga leg I babak 32 besar Liga Europa. Hasil ini membuat 'Setan Merah' boleh dibilang berada satu kaki di babak 16 besar.
Zlatan Ibrahimovic menjadi bintang kemenangan MU dengan hat-trick-nya. Penyerang Swedia itu membuka keunggulan tim tuan rumah lewat gol tendangan bebas di menit 15. Akan tetapi, MU sempat beberapa kali dibuat kerepotan dengan permainan St. Etienne.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya memang senang (dengan hasil akhir)," jawab manajer MU itu di ESPN FC. "Terutama karena di babak pertama, kami bermain sangat jelek, dan kami bisa unggul 1-0, ketika tidak layak mendapatkannya. Hal itu karena kurang konsentrasi."
"Saya mendapatkan kesan di ruang ganti -- terlalu riuh, terlalu lucu, terlalu rileks. Kemudian asisten saya juga merasakannya saat pemanasan, dengan beberapa pemain tampak tidak terlalu fokus untuk mendapatkan adrenalin yang tepat di tubuh mereka," sembur Mourinho.
"Kemudian pertandingan dimulai dan hal pertama yang kami lakukan adalah sebuah back-pass [dari Eric Bailly] kepada striker [Romanin Hamouma] sehingga dia dalam situasi satu lawan satu dengan Sergio [Romero]."
"Jadi, kurang konsentrasi. Anda ketika Anda tidak memilikinya, sulit untuk memulihkan. Jadi itulah mengapa babak pertama sangat sulit. Bahkan saya sendiri di pinggir lapangan, saya kesulitan, komunikasinya. Jadi kami beruntung bisa unggul 1-0. Saya tidak senang. Saat jeda pertndingan, bisa saja kedudukannya 1-1. Saya selalu berpikir kami harus bermain dengan sikap yang sama di setiap pertandingan," simpul Mourinho.
(rin/mrp)










































