Arsenal Tersingkir, Wenger Kecam Wasit

Arsenal Tersingkir, Wenger Kecam Wasit

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Rabu, 08 Mar 2017 07:17 WIB
Arsenal Tersingkir, Wenger Kecam Wasit
Foto: Reuters / Stefan Wermuth
London - Arsenal lagi-lagi tereliminasi di babak 16 besar Liga Champions usai digasak Bayern Munich 1-5 di leg II. Wasit dituding menjadi biang kekalahan Arsenal.

Dengan demikian, The Gunners out dengan agregat mencolok 2-10. Arsenal menjadi tim Inggris yang menderita kekalahan agregat terburuk di Liga Champions, sekaligus kekalahan terburuk mereka di kandang sendiri sejak dikalahkan Chelsea 0-5 di ajang Piala Liga pada November 1998.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menjamu Bayern di Emirates, Rabu (8/3/2017) dinihari WIB, 'Gudang Peluru' memulai dengan menjanjikan setelah Theo Walcott membuka skor di menit 20. Keunggulan Arsenal 1-0 bertahan sampai turun minum.

Awal babak kedua menjadi titik balik Arsenal. Laurent Koscielny melanggar Robert Lewandowski di kotak penalti yang membuat wasit menghadiahi Bayern titik putih dan mengganjar si pemain dengan kartu merah.




Setelah Lewandowski menyamakan skor lewat gol penalti, Die Roten tidak terhentikan. Empat gol tambahan disarangkan ke gawang Arsenal melalui Arjen Robben, Douglas Costa, dan brace Arturo Vidal.

Manajer Arsenal Arsene Wenger murka dengan wasit karna menilai Lewandowski lebih dulu terperangkap dalam posisi offside. Selain itu, menurut dia, Arsenal mestinya mendapatkan penalti setelah Walcott terjatuh dalam duelnya dengan Xabi Alonso.

"Hal itu membuat saya sangat marah, sangat frustrasi. Dan lebih marah lagi karena kami berada dalam periode yang berbeda. Saya pikir keputusan itu tak bisa dipercaya dan memalukan," sembur Wenger di ESPNFC.

"Lihat saja baik-baik. Orang yang di belakang garis memberi penalti dan lebih dari itu: kartu merah. Ketika wasit sudah memberi kartu kuning, ya kami menerimanya. Saya akan menerima banyak kritik, tapi hal itu tidak akan mengubah pendapat saya. Saya pikir di dalam permainan saya harus menghadapi situasi seperti ini, tapi hal itu tidak membuat mereka benar."

"Saya merasa kami tampil dengan semangat dan harga diri yang kami inginkan. Dan setelah itu, tentu saja kisahnya berakhir dengan buruk," ceplos dia.

"Kami membuat bayern tertekan, dan kami benar-benar tidak beruntung pada malam ini karena pelanggaran terhadap Walcott di babak pertama saat kedudukan 1-0 mestinya 100% mendapatkan penalti. Lihatlah di televisi. Dan di babak kedua, si wasit membunuh pertandingan. Setelahnya sangat sulit, tapi wasit saya pikir sangat, sangat menguntungkan Bayern pada malam ini." (rin/mfi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads